Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Kualitas Perusahaan Berbanding Lurus dengan Performa K3
Salam hangat & luar biasa untuk teman-teman pembaca semuanya, masih membahas seputaran dunia Health, Safety, Environment. di sini saya akan memberikan gambaran bagaimana sebenarnya perusahaan dengan segala macam strategi produksinya sebenarnya harus benar-benar mengutamakan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan, karena citra perusahaan akan tampak dari penerapan hal itu. Jika citra sebuah perusahaan meningkat maka keuntunganya juga akan meningkat sebaliknya bila citra nya buruk karena banyak kecelakaan kerja, maka keuntungan nya juga menurun karena konsumen satu persatu akan pergi untuk mencari perusahan yang Good HSE Performance.
Buku-buku Yang Menuntun Kita Menjadi Safety Engineer di Sektor Migas
Untuk menjadi Safety
engineer yang handal di sektor migas, kita harus mempunyai pengetahuan dan
wawasan mengenai ilmu keteknikan yang berhubungan dengan K3 secara detail.
Untuk itu kita perlu mencari referensi buku K3 keteknikan yang berkaitan dengan
migas kemudian mempelajarinya dengan sungguh-sungguh. Beberapa judul buku occupational
health and safety fire yang sangat
bagus sebagai referensi seorang Safety engineer
(khusunya di bidang migas) adalah sebagai berikut:
Sungguh Luar Biasa Potensi Geotermal di Indonesia
Sunggu luar biasa sebetulnya, Indonesia mempunyai sumber energi panas bumi terbesar di dunia, yakni 40 persen dari potensi panas bumi dunia mungkin sudah banyak diketahui masyarakat, namun sayang sekali pemanfaatan yang belum maksimal. Pemerintah menyatakan dengan tegas mendukung pemanfaatan panas bumi karena selain ramah lingkungan juga potensinya sangat besar di Indonesia.
Macam-Macam Training Yang Diperlukan Dalam Pekerjaan Di Offshore (Migas)
Bekerja di
tambang minyak lepas pantai memang mempunyai risiko tinggi dan adanya banyak
kondisi bahaya, maka dari itu setiap karyawan dan tenaga kerja yang berangkat
kerja di sana diharuskan mengikuti beberapa pelatihan /training yang berkaitan
dengan risiko yang ada supaya keselamatan dan kesehatan tenaga kerja bisa
dikendalikan dari awal.
Mengenal Perusahaan Schlumberger
Perusahaan Schlumberger didirikan oleh Conrad dan Marcel Schlumberger
pada tahun 1927 di Prancis. Pada tahun 2010, pendapatan yang diperoleh
Schlumberger sebesar $27,45 milyar. Schlumberger mulai beroperasi di Indonesia
sejak tahun 1930 hingga sekarang. Sudah 80 tahun Schlumberger beroperasi di
Indonesia dengan memperkerjalan lebih dari 2800 orang dari Indonesia.
Schlumberger sangat menghargai adanya diversity. Perusahaan ini
selalu mengembangkan semua orang yang terlibat dengan kewarganegaraan yang
berbeda – beda. Lebih dari 700 orang Indonesia telah bekerja di luar negeri
sebagai tenaga yang profesional. Schlumberger adalah perusahaan perminyakan
terbesar di dunia. Dimana ada minyak, di situ lah akan didirikan Schlumberger.
Gambaran Kerugian Perusahaan Bila Tidak Menerapkan K3 (Working at Height)
Dalam setiap upaya pencegahan
kecelakaan kerja terjatuh dari ketinggian pastilah diperlukan sarana dan
peralatan untuk menunjang itu semua, namun untuk penyediaan sarana dan
peralatan tersebut ada biaya yang harus dikeluarkan oleh manajemen proyek,
walaupun jumlah yang dikeluarkan relatif tidak sedikit, semua itu demi
penegakan peraturan K3 yang bersumber dari kebijakan K3L perusahaan untuk
menuju zero accident.
Gambar: Platform Pier Head disertai dengan pagar railing serta tertutup jaring penuh
Gambar: Platform Pier Head disertai dengan pagar railing serta tertutup jaring penuh
Implementasi OHSAS 18001 pada Industri Manufaktur
Masih ingat peristiwa Flixboroug, Inggris pada tahun 1974. Ledakan pabrik penghasil bahan nilon tersebut menyebabkan kematian 28 orang dan menghancurkan 1821 rumah serta 167 pabrik di sekitarnya. Atau, masih ingat peristiwa Bhopal, India, 1984, saat pabrik Pestisida mengalami kebocoran MIC (Methyl Isocyanite) yang menyebabkan 2000 korban meninggal dan lebih dari 20.000 orang cedera.
Kedua peristiwa di atas merupakan dua buah contoh ketika risiko terjadinya kecelakaan & keselamatan kerja tidak tertangani dengan baik. Bagi perusahaan manufaktur, kecelakaan kerja dapat menyebabkan kerugian secara langsung maupun tidak langsung. Secara langsung, perusahaan manufaktur harus mengganti kerusakan yang ada dan juga memberikan biaya pengobatan serta perawatan. Sementara secara tidak langsung, perusahaan manufaktur akan mengalami ketidakproduktifan. Mengapa? Karyawan yang mengalami kecelakaan kerja tentunya tidak dapat berkontribusi pada perusahaan. Lebih jauh lagi, terkadang kecelakaan kerja mengakibatkan lini produksi terhenti karena kerusakan alat, mesin, atau bahkan pabrik itu sendiri. Belum lagi, perusahaan juga harus melakukan pelatihan-pelatihan bagi pengganti orang yang mengalami kecelakaan kerja.
Tentang Training Nebosh
Nebosh training : Bahaya selalu ada dilingkungan dimana kita melakukan pekerjaan, bentuk dan jenis bahaya bias bermacam-macam, misalnya benda tajam, benda jatuh, bahan kimia, kebisingan dan segudang potensi bahaya lainnya yang selalu mengintai keselamatan pekerja. Di nebosh training akan dibahas tentang berbagai peraturan baik international seperti OSHA dan local seperti peraturan pemerintah atau mentri mewajibkan perusahaan untuk melindungi pekerja dari bahaya ditempat kerja yang dapat menyebabkan cidera atau kematian.
Kehidupan di Offshore
Mereka pun Harus Berjuang di Tengah Lautan Demi Mencari Nafkah
Bekerja adalah tuntutan hidup, dengan bekerjalah kita akan mendapatkan uang untuk memenuhi kebutuhan sehari hari. Bidang pekerjaan yang kita lakukan pun beragam jenisnya. Idealnya bekerja itu adalah didarat (on-shore), sehingga setelah kita melaksanakan pekerjaan itu akan kembali ke kehidupan normal di keluarga masing-masing.
Namun buat sebagian kecil orang terutama yang bekerja pada bidang oil dan gas baik itu pada saat kontruksi, installasi, pemeliharaan, inspeksi, ataupun produksi dikarenakan tuntutan pekerjaannya terpaksa harus bekerja dan tinggal di living quarter platform yang berada ditengah laut. Dalam tulisan ini saya menyebut para pekerja itu dengan pekerja offshore.
Prospek Jurusan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Program studi Keselamatan dan kesehatan
kerja (K3) memang sedang naik daun saat ini. Prospek kerjanya sangat luas di
semua perusahaan, atau bisa juga menjadi PNS sebagai pembimbing kesehatan kerja di Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Topik ini menjadi sesuatu yang menarik bagi adik-adik SMA yang tengah akan lulus, atau sesorang yang ingin mengambil karir sebagai ahli K3. Awal mula
didirikanya program studi ini berawal dari tingginya angka kecelakaan
kerja di berbagai sektor industri dan banyaknya penyakit yang timbul akibat hubungan kerja, sehingga didirikanlah program studi K3 oleh pemerintah. Saat ini penerapan K3 di perusahaan sudah diperhatikan dengan cukup
baik, dan akan terus ditingkatkan dari tahun ke tahun. Undang-undang yang mengaturnya pun sudah jelas yaitu UU No. 1
tahun 1970 tentang keselamatan kerja, kemudian ditambah lagi dengan PP No. 50 tahun 2012 tetang wajib SMK3 di perusahaan. Bagi yang belum tahu, nantinya ahli K3 akan bekerja dalam departmen HSE (Health Safety Environment) perusahaan sebagai safety officer, supervisor, atau HSE manager.
Di indonesia ada beberapa universitas yang menyelenggarakan program studi Keselamatan dan kesehatan kerja (K3), salah satunya adalah program studi D4 Keselamatan dan kesehatan kerja yang ada di Universitas Sebelas Maret (UNS) tepatnya di kota Solo, Jawa Tengah. Program ini berdiri pada tahun 2005
dengan dasar hukum Surat Keputusan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi
Nomor 2003/D/T/2005 tanggal 24 Juni 2005. Selain itu ada program D4 teknik K3 di Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), S1 K3 UI, dll. Faktor-faktor yang menjadi
pertimbangan pendirian Prodi D IV K3 antara lain dilakukan untuk menjawab
dan memenuhi kebutuhan akan tenaga kerja bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja
(K3) baik dalam sektor formal maupun informal yang semakin tinggi. Selain faktor-faktor
tersebut, alasan didirikannya Prodi D IV K3 ini adalah lulusan nantinya
akan diarahkan pada kemampuan dalam melaksanakan pekerjaan yang kompleks,
dengan dasar kemampuan profesional bidang K3, termasuk keterampilan untuk
Sekedar info, akhir- akhir ini pemerintah baru saja membuat konsep RUU peraturan tentang jabatan fungsional di instansi kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas sebagai PNS Pembimbing kesehatan kerja. Persyaratan pelamar adalah berasal dari D4 K3. Semua instansi kesehatan harus mempunyai ahli K3.
Maka dapat saya perjelas, prospek kerja lulusan Keselamatan dan kesehatan kerja yaitu:
Manufacture, Pertambangan, Oil and gas, Konstruksi, Garmen, Rumah sakit, dll.
Pasti masih banyak yang bingung ya, apa sih yang dipelajari di program studi K3? Nah berikut saya jelaskan gambaran daftar mata kuliah yang ada di prodi Keselamatan dan kesehatan kerja UNS: Higiene Industri, Psikologi kerja, Kesehatan kerja, Fisika, Biologi, Kimia, keselamatan kerja, anatomi, ergonomi, UU K3, SMK3, Pencemaran lingkungan, sanitasi lingkungan, produksi bersih, manajemen limbah, toksikologi industri, kesehatan kerja pertambangan, Gizi kerja, kesehatan kerja bawah tanah, kesehatan kerja industri kimia, audit K3, AMDAL,
1. Membuat HSE Plan.
2. Menysusun HIRADC dan JSA
3. Melakukan pengukuran faktor -faktor bahaya
4. Melakukan inspeksi dan pengawasan K3, termasuk Work Permit.
4. Melakukan inspeksi dan pengawasan K3, termasuk Work Permit.
5. Melakukan Audit SMK3/OHSAS
6. Mampu
mengikuti perkembangan IPTEK dalam bidang K3.
Sekedar info, akhir- akhir ini pemerintah baru saja membuat konsep RUU peraturan tentang jabatan fungsional di instansi kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas sebagai PNS Pembimbing kesehatan kerja. Persyaratan pelamar adalah berasal dari D4 K3. Semua instansi kesehatan harus mempunyai ahli K3.
Maka dapat saya perjelas, prospek kerja lulusan Keselamatan dan kesehatan kerja yaitu:
Manufacture, Pertambangan, Oil and gas, Konstruksi, Garmen, Rumah sakit, dll.
Pasti masih banyak yang bingung ya, apa sih yang dipelajari di program studi K3? Nah berikut saya jelaskan gambaran daftar mata kuliah yang ada di prodi Keselamatan dan kesehatan kerja UNS: Higiene Industri, Psikologi kerja, Kesehatan kerja, Fisika, Biologi, Kimia, keselamatan kerja, anatomi, ergonomi, UU K3, SMK3, Pencemaran lingkungan, sanitasi lingkungan, produksi bersih, manajemen limbah, toksikologi industri, kesehatan kerja pertambangan, Gizi kerja, kesehatan kerja bawah tanah, kesehatan kerja industri kimia, audit K3, AMDAL,
Bagi para pembaca sekalian, apabila masih ada hal sekiranya membingungkan saat membaca penjelasan di atas, boleh bertanya tentang bagaimana itu K3 lebih jauh atau mungkin ada perusahaan yang sedang membutuhkan tenaga Safety yang telah bersertifikasi bisa menghubungi saya melalui email (edy1033@gmail.com). Hanya ini yang bisa kami sampaikan semoga bermanfaat, tetap sehat, semakin sukses.
Profil Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS)
Sejarah
Sejarah berdirinya Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret terlepaskan dari sejarah Universitas Sebelas Maret yang diresmikan pada tanggal 11 Maret 1976, dengan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 10 tahun 1976 tanggal 8 Maret 1976 yang semula bernama Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret disingkat UNS, yang merupakan penyatuan dari lima unsur perguruan tinggi yang ada di Surakarta pada waktu itu. Lima Perguruan Tinggi tersebut adalah :
1. Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Negeri Surakarta.
2. Sekolah Tinggi Olahraga (STO) Negeri Surakarta.
3. Akademi Administrasi Niaga (AAN) Surakarta
4. Universitas Gabungan Surakarta (UGS) yang merupakan gabungan beberapa Universitas Swasta Surakarta. Dari keempat Universitas Swasta tersebut yang memiliki Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Indonesia Cabang Surakarta
5. Fakultas Kedokteran Perguruan Tinggi Pembangunan Nasional (PTPN) Cabang Surakarta di bawah Departemen Hankam.
Pada saat kelahirannya, Universitas Sebelas Maret terdiri dari 9 Fakultas :
1. Fakultas Ilmu Pendidikan
2. Fakultas Keguruan
3. Fakultas Sastra Budaya
4. Fakultas Sosial Politik
5. Fakultas Hukum
6. Fakultas Ekonomi
7. Fakultas Kedokteran
8. Fakultas Pertanian
9. Fakultas Teknik
Semua kegiatan , baik kegiatan akademik maupun administrasi pada saat itu tersebar di beberapa tempat di wilayah Kotamadya Surakarta, sedang khusus Fakultas Kedokteran menempati bekas gedung Fakultas Kedokteran PTPN Veteran Cabang Surakarta di Jalan Kolonel Sutarto No. 150 K Surakarta.
Sebagaimana Fakultas Kedokteran di Indonesia, untuk kegiatan pendidikan mahasiswa menggunakan Rumah Sakit Umum Pusat "Surakarta" yang sekarang menjadi Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Dr. Moewardi Surakarta yang merupakan Rumah Sakit Pendidikan, berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang dituangkan dalam Surat Keputusan Bersama Nomor : 544/Men.Kes./SKB/X/81043a/U/1981 324 A Tahun 1981 Tanggal : 23 Desember 1981.FK UNS memiliki beberapa program studi :
a. Pendidikan Dokter
b. Psikologi
c. Keselamatan dan Kesehatan Kerja
d. Hiperkes dam Keselamatan Kerja
e. Kebidanan
Langganan:
Postingan (Atom)








